Lokasi: Mangga Besar - Jakarta
Bubur disni enak rasanya. Harganya Rp 12.000 / porsi. Kalau mau coba bubur disini jangan datang waktu Minggu ramai sekali sampe susah cari tempat duduk. Boleh untuk dicoba.
Lokasi: Mangga Besar - Jakarta
Bubur disni enak rasanya. Harganya Rp 12.000 / porsi. Kalau mau coba bubur disini jangan datang waktu Minggu ramai sekali sampe susah cari tempat duduk. Boleh untuk dicoba.
Lokasi: JL Pesanggrahan - Jakarta
Waktu lebaran saya lagi kepengen makan Ayam Pemuda tapi berhubung masih tutup waktu itu saya cari makanan lain sekitar sana. Saya tertarik coba nasi pecel yg kebetulan letaknya tdk begitu jauh dari loksi Ayam Pemuda. Lokasinya disebelah Bank Panin di JL Pesanggrahan.
Nasi pecelnya benar2 enak, yg paling enak yg pernah saya makan. Nasi pecel sebelumnya di tempat Ibu Kris kalah sama yg ini. Tapi kalau menu lainnya spt ayam goreng dan tempenya suck.
Lokasi: Grand Indonesia, Plaza Senayan - Jakarta
Pastry shops yg berada di foodhall GI dan PS ini berorientasi french pastries tapi berasal dari Jepang. Mereka menyediakan berbagai macam mini cakes (rasanya seperti cheesecake tapi bentuknya bulat seperti mini pie, btw ada juga size yg besar): almond, green tea, chocolate, rare cheese, edam cheese dan cream cheese. Dari semuanya yg menurut saya paling enak rare cheese, almondnya juga ok.
Selain mini cakes mereka juga menyediakan berbagai macam cookies dan soux dng filling vanilla, green tea dan chocolate tapi menurut saya soux dan cookiesnya biasa saja. Selain itu ada juga cakes seperti forret noir yg harus diorder sehari sebelumnya.
Lokasi: Sarinah Thamrin - Jakarta
Saya kaget waktu melintas di jalan Thamrin melihat sign Mc Donald sudah tdk ada digantikan dengan Toni Jack. Wah ada tempat baru lagi nih. Tdk ada kepikir jenis makanan apa Toni Jack itu. Saya sempatkan utk coba. Ternyata Toni Jack itu menyediakan burger. Waktu saya menulis ini kayanya belum ada yg mereview nih tempat. Mungkin Tour Makanan yg pertama meriviewnya.
Kesan saya waktu masuk kesini dan melihat paket menu beserta slogan yg ada kok seperti orang yg lagi kesal dan melampiaskan kekesalannya dengan buka tempat burger. Kenapa saya bisa bilang begitu. Lihat saja dari menunya Marah 1, Marah 2 … dst. juga slogannya “Better Than That One”. Kayanya saya tau siapa yg dimaksud dengan “that one”. Pasti Mc Donald dan pasti sedang terjadi perselisihan antara pemilik yg dulu dengan Mc Donald.
Ok sekarang time to discuss about the food. Slogannya “Better Than That One” hanya slogan semata buat saya. Foos dan servicenya tdk mencerminkan “Better Than That One”. Sekarang saya akan bahas satu2 apa yg saya maksud:
Food:
Kalau yg punya ini mau beat Mc Donald rasa burgernya harus istimewa dari Mc Donald. Tapi kalau rasanya spt itu jauh utk bisa pukul Mc Donald. Blenger Burger aja yg produk lokal bisa buat burger enak masa ini yg sudah pengalaman di bidang burger tdk bisa bikin burger yg enak.
Price:
Harga harus lebih menarik dari kompetitor utk bisa beat mereka. Masa harga produk lokal lebih mahal dari harga Burger King kan engga masuk akal. Perbandingan saya adalah pesan paket 1 dan 2 lengkap di Toni Jack dengan pesan 2 paket 1 nya Burger King (sekarang ditambah chicken finger).
Penyajian:
Masa kertas diatas nampannya dan tempat french fries nya hanya dari karton putih yg benar aja. Kesannya seperti murahan. Kalau belum siap jangan dulu buru2 buka. Mantapin dulu semuanya baru buka.
Interior:
Kursinya masih pake kursi Mc Donald dulu yg berwarna kuning sedangkan dominasi warna Toni Jack adalah orange sama hijau muda. Masa beli kursi baru engga punya duit.
Saya senang kalau ada tempat makan lokal baru yg buka. Tapi slogan “Better Than That One” masih jauh dan harus kerja keras lagi kalau mau benar2 beat Mc Donald. Coba contoh Sour Sally. Konsepnya benar2 bagus sekali. Mulanya saya engga sangka kalau itu produk lokal. Dengan Sour Sally sebagai barometer sekarang banyak tempat yogurt lokal buka yg designnya bagus2.